Menggali Potensi Deep Learning dan Kurikulum Berbasis Cinta: Membangun Pendidikan Bermakna di Era Digital
Dalam rangka meningkatkan kompetensi tenaga pendidik dalam menghadapi tantangan pembelajaran abad ke-21, MTs Nurul Huda menyelenggarakan sebuah workshop bertajuk Pendalaman Konsep Deep Learning dan Implementasinya di Kelas serta Penyusunan PPM. Acara ini berlangsung pada hari Senin, 28 Juli 2025, dengan diikuti oleh para guru dan tenaga kependidikan dari berbagai latar belakang. Kegiatan ini menjadi langkah strategis dalam mendukung transformasi pendidikan menuju pendekatan yang lebih bermakna dan kontekstual bagi murid.
Workshop ini menghadirkan narasumber Bapak Mulyono Malik, M.Pd., seorang praktisi dan pakar pendidikan yang telah banyak berkontribusi dalam pengembangan kurikulum dan strategi pembelajaran inovatif. Dalam paparannya, beliau mengangkat pentingnya penerapan deep learning di kelas, bukan hanya sebagai metode transfer ilmu, tetapi sebagai pendekatan untuk menumbuhkan pemahaman mendalam, pemikiran kritis, serta karakter peserta didik. Deep learning ditekankan sebagai jembatan untuk menjadikan murid bukan hanya tahu, tetapi juga mampu berpikir, merasa, dan bertindak secara reflektif.
Selain mendalami aspek teknis dari penyusunan Perencanaan Pelaksanaan Mengajar (PPM), Bapak Mulyono Malik juga memperkenalkan konsep kurikulum berbasis cinta. Menurut beliau, cinta merupakan fondasi utama dalam proses pendidikan. Kurikulum berbasis cinta menekankan pentingnya empati, kehangatan, dan ketulusan dalam interaksi guru dan murid. Dengan pendekatan ini, proses belajar tidak hanya berfokus pada capaian akademik, tetapi juga pada pertumbuhan emosional dan spiritual murid, yang pada akhirnya menciptakan iklim belajar yang lebih humanis dan berkelanjutan.
Para peserta workshop merespons materi dengan antusias. Dalam sesi diskusi dan praktik penyusunan PPM, peserta diberi kesempatan untuk merancang perangkat pembelajaran yang mengintegrasikan prinsip-prinsip deep learning dan nilai-nilai cinta. Kolaborasi dan refleksi menjadi bagian penting dari proses ini, sehingga setiap guru tidak hanya memahami secara teoritis, tetapi juga mampu mengimplementasikan langsung dalam praktik mengajar mereka.
Workshop ini menjadi momen yang menginspirasi dan membangkitkan semangat baru bagi para guru dan tenaga kependidikan MTs Nurul Huda. Dengan semangat belajar sepanjang hayat dan semangat cinta dalam mendidik, diharapkan para pendidik mampu menjadi agen perubahan yang membentuk generasi pembelajar sejati—yang cerdas secara intelektual, emosional, dan spiritual.